Pandu Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri 2021 Tahap Kedua Secara Virtual

Nusantara9news.com, LAMPUNG SELATAN – Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa mengikuti kegiatan pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri bagi bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota 2021 secara virtual.

Pembekalan kepemimpinan tahap kedua bagi wakil bupati/wakil wali kota itu, diikuti Pandu dari ruang vicon rumah dinas wakil bupati setempat, Selasa (31/8/2021).

Kegiatan itu diadakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI), dengan menghadirkan 4 pembicara dengan materi yang berbeda.

Pemateri pertama, Direktur Jenderal (Dirjen) Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Mayjen TNI Dr. rer. pol. Rodon Pedrason, M.A., yang menyampaikan materi dengan tema Kewaspadaan Nasional.

Selanjutnya pemateri kedua, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., yang menyampaikan materi dengan tema Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19.

Kemudian pemateri ketiga, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Susijiwono Mugiarso, yang menyampaikan materi dengan tema Kebijakan Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19.

#

Lalu pemateri terakhir, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) RI Drs. Teten Masduki yang menyampaikan materi dengan tema Kewirausahaan.

Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa mengikuti kegiatan pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri secara virtual.

Mengawali paparannya, Dirjen Strategi Pertahanan Rodon Pedroson menyampaikan sejarah perjuangan para pahlawan Indonesia dalam melakukan pertahanan melawan berbagai ancaman yang datang, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Ada kemampuan para pahlawan kita yang tidak pernah runtuh. Didalam kondisi negara kesatuan yang masih ada berbagai ancaman baik dari dalam maupun luar negeri,” katanya.

Lebih lanjut Rodon menjelaskan, bahwa saat ini terdapat tiga ancaman yang dapat mempengaruhi pertananan serta persatuan suatu bangsa, yakni ancaman militer, non militer dan hibrida.

“Ancaman militer ini yang mengatasi TNI dan didukung oleh lembaga dan kementerian lain. Ketiganya harus kita waspadai demi menjaga keselematan anak bangsa kita,” tuturnya.

Sementara, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuono menyampaikan beberapa hal tentang isu kesehatan yang berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Menurutnya, dalam menghadapi masalah kesehatan pada masa pandemi ini diperlukan ketenangan pikiran, kesabaran dalam disiplin protokol kesehatan serta semangat untuk pulih dari situasi Covid-19.

“Yang mesti kita lakukan adalah melakukan evaluasi supaya tidak saling mengeluh. Kalau kita lihat-lihat angka kematian akibat penyakit jantung, TBC, itu jauh lebih tinggi dibandingkan angka kematian akibat Covid-19. Hanya saja Covid-19 ini tingkat penularannya sangat tinggi,” ungkapnya. (*)

(Sumber : lampungselatankab.go.id)

Add Comment