Lubis Sidak ke BPBD dan Evaluasi Kerja 

0

Nusantara9news.com Kota Agung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus, Hamid Heriansyah Lubis melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kantor BPBD Tanggamus, Kamis (24/09/2020).

Dalam sidak tersebut, Sekda yang juga Kepala BPBD Kabupaten Tanggamus menginstruksikan agar jajaran BPBD melaksanakan apel pagi dan melakukan evaluasi kinerja, baik pejabat maupun jajarannya, untuk lebih meningkatkan kinerja dalam menghadapi bencana Covid-19 dan bencana alam maupun bencana non alam.

Sekda juga meminta agar jajaran BPBD mengkaji untuk dibentuknya Pos yang ada di ujung wilayah Kabupaten Tanggamus, yang berbatasan dengan Bandar Lampung, sebagai bentuk perpanjangan tangan BPBD, yang ditempati oleh anggota BPBD disaat terjadi bencana non alam maupaun bencana alam yang berada di dua Kecamatan Umbar dan Kelumbayan Induk.

“Kita akan merekrut Satuan Tugas (Satgas) BPBD yang menjadi ujung tombak, yang akan direkrut dari TKS (Tenaga Kerja Sukarela) kita sebanyak 10 orang,” jelas Sekda.

Sekda melanjutkan, BPBD juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui program Destana Tanggap Darurat dalam pandemi Covid-19 atau bencana non alam.

“Sementara itu mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa bencana non alam ini, masyarakat harus diberikan pemahaman dan masyarakat harus mendukung kita untuk melaksanakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan mawas diri, jangan ciptakan keramaian dan jangan datangi keramaian karena pandemi ini tidak memilih tempat dan usia,” ujarnya.

Selain itu Sekda meminta, agar jajarannya memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pasien Covid-19 yang di isolasi tersebut, di isolasi dalam ruangan, sehingga tidak akan memberikan penularan pada lingkungannya.

“Dalam hal ini, tidak diperbolehkan keluar dari ruangan, terkecuali kalau pasien sudah di swab kembali, dan hasil swabnya negatif. Bila benar-benar negatif baru diperbolehkan keluar atau pulang.”

“Untuk itu dikarenakan rumah sakit kita, RSUD Batin Mangunang sudah tidak memungkinkan untuk menampung, dan juga petugas kita sangat terbatas. Maka kita arahkan ke Puskesmas Rawat Inap yang berada di 13 kecamatan yang ada di kabupaten Tanggamus,” pungkasnya. (andi jaya)