LSM GMBI Distrik Majalengka Kunjungi Pabrik, PT. HGA Berharap Jalin Kerjasama dan Tingkatkan SDM

0

MAJALENGKA, Jawa Barat – Kini saatnya perusahaan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bekerja sama menciptakan sumber penghidupan yang berkelanjutan (Sustainable Livelihood). Itulah salah satu poin penting yang diucapkan Ketua LSM GMBI Distrik Majalengka, H. Agustinus Subagja melalui Sekretaris I, Yayat Supriatna.

Hal itu dikatakan dirinya saat diundang oleh PT Harapan Global Apparel yang meminta untuk meninjau langsung kondisi pabrik dari apa yang telah diberitakan disalah satu media online.. red, prihal keluhan dari tenaga kerja.

“Kini, perusahaan sedang berubah menjadi lebih bertanggung jawab sosial karena adanya tekanan eksternal maupun munculnya kesadaran dari dalam perusahaan sendiri.” kata, Sekretaris 1. Yayat Supriatna, didampingi Sekretaris II Tarkim Budiarto, Bidang Hub Industri Barnes, dan Ketua KSM Jatiwangi, Adi Sunarya. Jumat, (07/12/2018)

Yayat menjelaskan, tekanan eksternal datang dari LSM, pemerintah, lembaga internasional ataupun mitra bisnis yang “menekan” agar perusahaan lebih bertanggung jawab sosial, sedangkan kesadaran dari dalam perusahaan sendiri muncul karena perusahaan mulai memahami perlunya bertanggung jawab sosial agar bisnis dapat berkelanjutan.

Selain itu, pihak Manajemen melalui HRD PT. Harapan Global Apparel, Adi Apriatna didampingi Koordinator Keamanan, Usi Sanusi membenarkan, bahwa kerja sama ini dapat dilakukan karena LSM dan perusahaan dapat melakukan sinergi berdasarkan pengalaman dan kapasitasnya masing-masing untuk menciptakan sumber penghidupan yang berkelanjutan. Contohnya, LSM memiliki pengalaman dan kapasitas untuk mendampingi masyarakat.

“Di sisi lain, saat ini perusahaan belum memiliki dana atau anggaran yang dapat dialokasikan untuk kegiatan. Dikarenakan kondisi perusahaan saat ini yang telah berjalan baru tiga tahun belum mendapat keuntungan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” jelasnya.

Adi menjelaskan, karena hal tersebut terkendala oleh kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM). Rekuitment tenaga kerja semua adalah berdasar pada Non Skill, maka dari itu solusi kedepan kita akan tingkatkan SDM tersebut dengan membuka Balai Latihan Kerja (BLK) khusus dibidang Tekstil.

Adi menuturkan, LSM memilki kemampuan untuk mendekati masyarakat sehingga dapat mengetahui langsung kebutuhan masyarakat. Karena dekat dan dapat diterima masyarakat, LSM dapat menyusun dan melakukan kegiatan serta memotivasi masyarakat untuk bersama-sama berupaya meningkatkan taraf hidup berdasarkan program yang disusun bersama.

“Pada intinya, adanya sumber penghidupan yang berkelanjutan akan menguntungkan seluruh pihak.”tutunya. ** (Sigit).