Gelar Vidcon Tinjau Pelaksanaan Vaksin di Kabupaten Majalengka, Ini Harapannya

0

NUSANTARA9NEWS.COM, Majalengka – Presiden RI Ir. Joko Widodo didampingi Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo saat bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka secara langsung meninjau pelaksaana vaksin melaui Video Conference (Vidcon) yang berlangsung di wilayah Kecamatan Jatitujuh. Kamis, (17/02/2022)

“Mengingat saat ini kasus jumlah kenaikan angka positif yang terjadi, diharuskan untuk dilakukan langkah percepatan vaksinasi. Terutama untuk lansia dan anak sebagai langkah upaya sebagai penguat yang disuntikan kedalam tubuh dengan tujuan pengendalian penyebaran covid-19 dan Omicron,” katanya.

Jokowi meminta serta menghimbau kepada bupati sebagai kepala daerah agar terus menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap menjaga prokes, yang utamanya adalah pemakaian masker dan itu harus terus dilakukan secara berulang.

“Untuk Kabupaten Majalengka sampai sejauh mana dalam hal upaya tersebut,” tanya, presiden.

Dalam kesempatan itu, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi menjawab berdasarkan data dari jumlah penduduk dari tingkatan usia anak hingga lansia dan keberhasilan capaian perkembangan vaksinasi di Kabupaten Majalengka.

“Sebelum saya menjawab, ijinkan bahwa saat ini dengan didampingi Kapolres, Dandim, Kejari, Kepala BIN beserta unsur forkopimda lainnya dan masyarakat yang hadir disini dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Kertajati dan Jatitujuh,” ungkapnya.

Bupati menyampaikan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Majalengka ada 1.350.000 dan 854 orang dari jumlah itu sasaran dan target vaksinasi, dari 1.047.000 di dalamnya terdapat 126.000 usia lanjut kemudian usia 6 hingga 11 tahun itu ada 11.7000.

“Dari jumlah itu pak presiden sudah kami laksanakan vaksinasi pertama. Sedangkan untuk usia diatas 18 tahun yang di dalamnya ada lansia. Dosis satu sejumlah 880419 orang atau 84,44 persen. Upaya tersebut terus digencarkan sosialisasi melibatkan semua pihak masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan yang ada,” jelasnya.

Kembali dijelaskan, karena kita sudah menjadikan itu gerakan vaksinasi di Majalengka dengan menggandeng gerakan massa yang luar biasa artinya semua komponen ikut terlibat.

“Untuk persediaan, kami baru mencapai 61,26 persen. Awal pelaksanaan diarahkan kepada pelayan publik dulu dan baru 16.100 orang, untuk vaksinasi anak dengan usia 16 tahun ada 104.961 orang atau 88,51 persen, yakni dosis 2 (dua) 54 persen atau 54.739 orang dengan capaian target 46 persen,” terangnya.

Diakhir, bupati menambahkan langkah upaya mempercepat kegiatan vaksinasi dan ketersediaan vaksinasi serta vaksin lanjutan (Booster) terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

“Guna mempercepat kegiatan vaksinasi, terutama untuk lansia dan anak ketersediaan untuk dosis 1 dan 2 serta vaksinasi lanjutan masih tersedia atau cukup. Bilamana ada kekurangan, kami akan berkoordinasi dengan provinsi,” tutupnya. ** (Agit)