Bupati Lampung Selatan Undang Tokoh Adat Saibatin Lima Makhga

0

LAMPUNG SELATAN – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melakukan silaturahmi dengan tokoh adat Saibatin Lima Makhga. Pertemuan silaturahmi dengan tokoh adat itu berlangsung di Aula Sebuku, rumah dinas bupati. Selasa (28/12/2021).

Hadir dalam silaturahmi itu, Saibatin Makhga Ratu gelar Pangeran Cahaya Makhga (Syafrudin), Saibatin Makhga Dantaran gelar Pangeran Naga Bringsang Lima (Ahmad Fajirin), Saibatin Makhga Legun gelar Pangeran Tihang Makhga (Azhar Marzuki).

Kemudian Saibatin Makhga Rajabasa gelar Pangeran Puyimbang Agung (David Marison), dan Saibatin Makhga Ketibung gelar Pangeran Sesuhunan Sampurna Jaya (M. Abas SY).

Hadir juga Saibatin Makhga Legun Way Urang gelar Pangeran Sangun Ratu Ya Bandar II serta para Punggawa Saibatin Makhga, Ormas GML dan Forlas serta tokoh masyarakat lainnya.

Mengawali pertemuan itu, perwakilan tokoh adat Saibatin 5 Makhga, Saibatin Makhga Ketibung, Pangeran Sesuhunan Sampurna Jaya menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan Bupati Lampung Selatan yang telah mengumpulkan tokoh adat dalam satu forum.

“Hari ini kita diberi kenikmatan bisa bertemu dengan orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan. Mudah-mudahan dengan undangan hari ini, menjadi langkah awal untuk kebaikan kita bersama pak bupati dan Forkopimda Lampung Selatan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Pangeran Sesuhunan Sampurna Jaya yang akrab disapa Abas ini menyatakan siap bersinergi dan mendukung serta mengawal segala program-program maupun kegiatan-kegiatan Bupati Lampung Selatan dalam rangka membangun bumi Khagom Mufakat Kabupaten Lampung Selatan agar tidak kalah bersaing dengan kabupaten lainnya.

“Kami bergandeng tangan, kami menyatu mendukung pak bupati. Dengan berkumpulnya kita ditempat ini menjadi saksi dan bukti bahwa pemerintah daerah dan tokoh adat serta segenap masyarakat saling bersinergi untuk membagun Kabupaten Lampung Selatan,” ucap Abas.

Abas juga menyatakan, bahwa dibawah kepemimpinan Bupati H. Nanang Ermanto, Kabupaten Lampung Selatan akan menjadi daerah yang maju dan berkembang pesat.

“Mohon kiranya masyarakat adat yang tergabung dalam aliansi apapun atau kelompok apapun, tolong bantu pak bupati dan forkopimda untuk bisa melaksanakan program dan rencana pembangunan demi kebangkitan perubahan Kabupaten Lampung Selatan,” tukasnya.

Sementara, Temengung Nimbang Makhga Makhga Legun Kebandaran Way Urang (Sopyan) berharap, momen pertemuan dengan para tokoh adat itu dapat menjadi agenda rutin Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

“Minimal diadakan enam bulan sekali. Karena momen acara seperti ini menjadi perekat hubungan silaturahmi diantara kita yang berjalan baik selama ini,” katanya.

Temengung Nimbang Makhga juga berharap, dalam rangka mengikat hubungan persaudaraan diantara tokoh-tokoh adat yang ada di Lampung Selatan, dia meminta agar dalam penyebutan adat Saibatan Lima Makhga cukup disebut Saibatin Way Handak saja.

“Ini masukan, supaya kedepan tolong tidak disebut Lima Saibatin, cukup Saibatin Way Handak saja. Kita menghormati juga saudara-saudara kita yang memang puyimbang tetapi tidak masuk kedalam  Makhga. Karena adat di Lampung selatan ini kan banyak,” tuturnya.

Pertemuan Dengan Tokoh Adat Jadi Kalender Event Pemkab Lampung Selatan

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyapaikan terima kasih atas masukan, saran, serta dukungan yang disampaikan oleh tokoh adat Saibatin  Makhga.

Nanang mengatakan, melalui forum pertemuan silaturahmi itu diharapkan dapat meningkatkan jalinan komunikasi dan keakraban antara pemerintah daerah dan tokoh adat.

“Kita (pemerintah daerah) tidak anti kritik atau masukan. Pemerintah daerah sangat membutuhan masukan dari seluruh elemen masyarakat, dari para tokoh adat, masukan yang sifatnya membangun untuk kemajuan kabupaten yang kita cintai ini,” kata Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan, tentunya harus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terutama oleh para tokoh-tokoh adat yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Agar setiap program dan rencana pembangunan daerah di Kabupaten Lampung Selatan dapat berhasil dengan baik.

Alhamdulillah, pada hari ini tokoh adat Saibatin Lima Makhga dan tokoh masyarakat lainnya bersatu ingin membangun Kabupaten Lampung  Selatan. Karena tanpa persatuan dan kesatuan, pembangunan tidak akan dapat berjalan dengan baik,” tutur Nanang.

Oleh karena itu kata Nanang, pertemuan silaturahmi tersebut sangat penting untuk secara kontinu dilakukan. Mengingat forum silaturahmi merupakan salah satu sarana efektif untuk meningkatkan komunikasi dan memperkokoh persatuan dan kesatuan masyarakat.

“Nanti acara dengan tokoh adat ini kita kemas dalam agenda di Dinas Pariwisata. Supaya tidak hanya seremoni, kita agendakan menjadi agenda budaya masuk dalam kalender event Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” tandasnya. (*)