Aliansi Bela Utus Dayak Harapkan PN Tidak Terjebak Peradilan Sesat

0

Nusantara9news.com, PALANGKARAYA – Masyarakat yang tergabung dalam Alians Bela Utus Dayak, menggelar aksi damai. Mereka membacakan enam poin yang intinya agar Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat yang menyidangkan Yansen Alison Binti (Terdakwa kasus pembakaran tujuh Sekolah Dasar di Palangkaraya) tidak terjebak peradilan sesat.

Keenam poin yang dibacakan massa antara lain, Kami masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah pada prinsipnya patuh terhadap hukum Negara Republik Indonesia. Kami masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah sangat menghargai terhadap proses hukum yang sedang berproses di pengadilan Negeri Jakarta Barat, terhadap saudara terdakwa Yansen Alison Binti, Emil T, Ades dan kawan-kawan yang dalam waktu dekat menghadapi putusan dalam perkara dugaan pembakaran sejumlah gedung sekolah di Kota Palangka Raya.

Selain itu, Kami masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah tasa dasar tersebut meminta agar proses hukum terhadap saudara terdakwa Yansen Alison Binti, Emil T, Ades dan kawan-kawan dapat berjalan sesuai fakta dan bukti persidangan.Kami masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah berharap majelis hakim yang memeriksa dan mengadili terdakwa atas nama Yansen Alison Binti, Emil T, Ades dan kawan-kawan tidak terjebak dalam peradilan sesat.

Point ke lima dan enam diantaranya, Kami masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah berharap majelis hakim yang memeriksa dan mengadili terdakwa atas nama Yansen Alison Binti, Emil T, Ades dan kawan-kawan diberikan kekuatan serta keteguhan untuk mengatakan yang benar itu benar yang salah itu salah walaupun langit akan runtuh. Kami masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah berharap majelis hakim yang memeriksa dan mengadili terdakwa atas nama Yansen Alison Binti, Emil T, Ades dan kawan-kawan tetap memegang teguh prinsip lebih baik membebaskan 100 orang yang bersalah ketimbang menghukum satu orang yang tidak bersalah.

Setelah membacakan ke-enam poin tuntutan, Perwakilan Aliansi Bela Utus Dayak Bachtiar Efendi langsung menyerahkannya ke pada Pengadilan Negeri Palangka Raya yang diterima langsung Kepala PN Palangka Raya Jumongkas Lumban Gaol,SH.,MH untuk diserahkan kembali kepada Pengadilan Jakarta Barat sebagai bahan Acuan. (Yanti)