Akibat Pengerjaan Jembatan Gantung Tertunda, Warga Desa Giri Winangun Rimbo Ilir Khawatir

0

Kabupaten Tebo, Jambi –
Pembangunan jembatan gantung di Dusun Mekarsari, Desa Giri Winangun, Kecamatan Rimbo Ilir yang telah dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Tebo H. Sukandar dan Kementerian PU, beberapa waktu yang lalu kini menjadi tertunda pengerjaannya.

Melihat dari kondisi tersebut, pondasi box sebagai tumpuan penahan jembatan gantung menjadi terendam air sehingga membuat khawatir warga setempat dikarenakan bila datang musim hujan akan terjadi banjir debit air sungai juga ikut meluap.

Saprudin, selaku pengawas lapangan pembangunan jembatan gantung saat dikonfirnasi seperti yang dilansir disalah satu media online menyatakan, pihaknya membenarkan bahwa pengerjaan jembatan gantung di Desa Giriwinangun dihentikan sementara karena salah satu galian untuk box penyanggah terendam air karena Sungai banjir.

“Akibat banjir proyek jembatan Gantung ini akan molor, mengingat besi jembatan dan aksesoris lainnya belum datang. Ya terpaksa pengerjaan jembatan berhenti dulu, dilanjutkan pembangunannya pada tahun 2019,” terang Saprudin, Jumat (21/12/1018).

Dari keterangan yang tercantum di papan informasi, Proyek pembangunan jembatan gantung Desa Giriwinangun ini, didanai APBN tahun anggaran 2018 yang menelan dana Rp 1.952.260.000. Dengan panjang efektif 96 meter dan lebar 2 meter, Kalender 95 Hari kerja. Kontraktor CV Praga Utama dan Konsultan PT Bumi Persada dan PT Eikella Mitra Consultant.

Terpisah, warga setempat melalui Bhabinkamtibmas Aipda Dadan Juanda dari Polsek Rimbo Ilir menuturkan, hadirnya jembatan gantung sangat didambakan oleh masyarakat untuk memperlancar transportasi darat yang menghubungkan dua desa yakni Desa Giriwinangun ke Desa Sepakat Bersatu Rimbo Ilir.

“Kepada warga yang bermukim, khususnya pemukiman rumah warga yang berada dipinggiran sungai untuk selalu waspada disaat cuaca hujan, karena setiap saat bisa terjadi banjir air dan sungai menjadi meluap.” pungkas, BKTM Aipda Dadan bersama warga setempat. ** (Sigit / Dadan)