Nanang Peringati HUT Santri Nasional Ke 42

0

LAMPUNG SELATAN – Puluhan ribu santriwan dan santriwati dari berbagai pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan memadati lapangan Korpri untuk mengikuti upacara hari Santri Nasional yang ke-4, Senin  (22/10/2018).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Madrasah Tsanawiyah (MTS), Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkab. Lampung Selatan.

Upacara hari Santri Nasional yang ke-4 tahun 2018 ini mengambil tema “bersama santri,  damailah negeri”,  berdasarkan keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015.

Peringatan hari santri juga merupakan wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto turut hadir menjadi inspektur upacara, dengan mengenakan baju koko yang dilapisi jas hitam serta sarung berwarna pink pastel.

Selain membacakan sambutan menteri Agama RI, pada upacara hari Santri Nasional yang ke-4, Nanang juga mengatakan, bahwa hari santri merujuk pada keluarnya resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 yang memantik terjadinya peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya yang kemudian diperingati sebagai hari Pahlawan.

“Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat,  toleran,  dan komitmen cinta tanah air,  diharapkan para santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai, “ujar Nanang.

“Hampir disemua daerah di Indonesia,  bahkan hingga kepelosok negeri,  ada pesantren. Saya berharap, dengan diperingatinya hari santri ini,  para santri dapat lebih semangat lagi dalam menekan lahirnya konflik ditengah-tengah masyarakat. Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun,  dimanapun, dan kepada siapapun, “kata Nanang.

Menurut Ketua PCNU Lampung Selatan,  KH. Mahfudz Attijani mengatakan,  dengan di keluarkannya keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015, bukan berarti pemerintah mau mengebiri umat islam,  bukan mau mengebiri pesantren. “Justru dengan adanya hari santri ini,  pemerintah sangat perhatian dengan umat islam, dengan kalangan pesantren, “kata KH. Mahfudz.

“Kami juga berharap, dengan diperingatinya hari santri ini,  para santri dapat semakin menumbuhkembangkan cinta tanah air Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berazaskan Pancasila, “tutup Mahfudz, dihadapan para santri (rjl/kominf)