Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, Ungkap Pelaku Miras Oplosan

MAJALENGKA, Jawa Barat – Insiden jatuhnya korban minuman keras (miras) oplosan berkemasan merk ternama merenggut nyawa ketiga pemuda di Kabupaten Majalengka. Dari keempat korban, tiga orang telah meninggal dunia dan satu orang masih dalam perawatan medis.

Ketiga korban yaitu, Wawan Hernawan (35) dan Nana Edi Sutisna (33) adalah warga Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, kemudian, Adi Rismanto (37) warga Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten. Lalu, Wahyu Nurkholiq (25) masih dalam penanganan perawatan.

Kapolres AKBP Mariyono didampingi Kasat Narkoba, AKP Ahmad Nahsori SH, KBO Ipda Agus Malik, Kanit 1 Sat Narkoba Bripka Dodo Suhada S.Pd.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono S.IK, M.Si mengatakan, dari keterangan yang dihimpun sekira pukul 13.30 Wib, Rabu (31/10/2018) korban membeli dari tersangka berinisial MT (25) lalu mereka meminum miras oplosan itu dan ketiga korban diketahui telah meninggal dunia.

“MT, adalah warga yang beralamat di Perum Griya Prima Pesona (GPP), Kecamatan Kadipaten, dugaan saat ini tersangka dengan sengaja mengoplos bahan berbahaya untuk dijadikan minuman keras dan botol minuman bermerk tersebut didapat dari sampah yang merupakan barang bekas.” ungkap, Kapolres AKBP Mariyono didampingi Kasat Narkoba, AKP Ahmad Nahsori SH, KBO Ipda Agus Malik, Kanit 1 Sat Narkoba Bripka Dodo Suhada S.Pd. dan humas Ipda Riyana S.sos. Senin, (05/10/2018)

AKBP Mariyono, menambahkan, upaya Kepolisian di Polres Majalengka ingin menjadikan Kabupaten Majalengka bersih dari maraknya peredaran miras oplosan, sehingga diharap tidak adanya korban selanjutnya.

“Tersangka dan sejumlah barang bukti telah kita amankan, karena mengakibatkan meninggal dunia tersangka terancam 20 tahun kurungan penjara sesuai pasal 204 ayat 2 KUHP dan Jo UU. Tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun.”Pungkasnya. ** (Sigit)

Add Comment