75 Persen Perkara Yang Ditangani Kejari Kalianda Didominasi Narkoba

Nusantara9news.com, Kalianda-Kejaksaan Negeri Kalianda, Kabupaten Lampung selatan berhasil mengungkap 300 perkara selama bulan Januari sampai dengan Mei 2017.

Melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Firdaus Affandi SH. Yang mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung Selatan Sri Indarti SH., MH. Mengatakan, rata-rata kasus yang ditangani pidanan umum adalah kasus narkoba.

Menurut Firdaus, sapaan akrabnya, di dominasi  75 persen perkara yang masuk dan di tangani oleh Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung  Selatan rata-rata perkara narkoba,dan 25 persennya perkara berupa curas, begal, tindak asusila, penganiayaan.


Bahkan (Selasa, 23/05/2017) Lanjut dia, sebanyak 12 perkara narkoba yang akan di sidangkan di Pengadilan Negeri Kalianda Lampung Selatan.

Mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kota Agung ini menjelaskan, pada tahun 2016 pihaknya  telah menangani 560 perkara, yakni diantaranya 188 perkara tentang narkoba dengan 22 orang tersangka dengan dijatuhi hukuman mati dan seumur hidup. Dan juga pihaknya berhasil menyita beberapa kendaraan mewah roda empat seperti 


2 unit Toyota Portuner, Toyota Inova, Toyoya Avanza, 1 unit Tronton,  dan 2 truk  yang masing-masing kendaraan tersebut  di pergunakan untuk melakukan transaksi narkoba.


"kami telah mengangani beberapa perkara sampai dengan tahun 2017 560 perkara, yakni diantaranya 188 perkara tentang narkoba dengan 22 orang tersangka dengan di jatuhi hukuman mati dan seumur hidup. Dan juga pihaknya berhasil menyita beberapa kendaraan mewah roda empat seperti  2 unit Toyota Portuner, Toyota Kijang Inova, Toyota Avanza, 1 unit Tronton,  dan 2 truk, serta puluhan kendaraan roda dua  yang masing-masing kendaraan tersebut  di pergunakan untuk melakukan transaksi narkoba". Ujarnya

Dan Mei 2017 ini , Kejari Kalianda berhasil menangani 95 perkara narkoba, dengan barang bukti terbesar adalah 28 kilo gram  sabu-sabu dan 14 ribu butir  pil ekstasi.


"Inisiatif  Kasi Pidana Umum"
Setiap pertiga  bulan sekali barang bukti berupa narkoba tersebut di musnahkan, agar tidak menumpuk dan di salah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab." Tutupnya
Pewarta: Raja AP

Komentar Pembaca

Copyright © 2017 nusantara9news.com
Tim Redaksi | Kontak Kami