Tiga Kecamatan Stop BABS 2016

CANDIPURO - Sesuai instruksi Bupati Lampung Selatan, Hi. Rycko Menoza  SZP., SE., SH., MBA agar tiga Kecamatan di Lampung Selatan yakni Candipuro, Kalianda dan Tanjungsari, stop buang air besar sembarangan (BABS). Dukungan lintas sektoral dalam mencapai target tersebut, harus didukung oleh semua pihak. Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Kabupaten Lamsel, Emi Widarti saat melihat pembuatan jamban keluarga di Desa Beringin Kencana, Kecamatan Candipuro mengatakan, kondisi sanitasi di Lamsel sudah 52 persen memiliki akses jamban keluarga.

"Ditahun 2015, sebagai percontohan akan dideklarasikan delapan Desa stop BABS. Harapannya di tahun 2016, tiga Kecamatan yang ada di Lamsel sudah tidak ada lagi warga yang BABS. Tentunya ini akan mengurangi jumlah 48 persen warga yang masih BABS,"kata Emi Widarti, Jum'at (27/2). 

Coordinator SNV Sanitasi Total Berbasis Mayarakat (STBM) Lampung Selatan, Dedy Ahman mengatakan, pilot awal program STBM dilaksanakan di Lamsel dan telah terbangun 420 jamban keluarga. SNV akan terus berkomitmen dalam mendukung program STBM sampai tahun 2017 di Lamsel berupa tekhnical asistent.

"Tujuan memutus mata rantai penularan penyakit berbasis lingkungan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Memang  sulit membenahi perilaku masyarakat apalagi yang sudah memiliki jamban kloset tetapi pembuangannya ke kolam ikan. Inilah yang terus kita benahi sampai dengan sekarang,"ujar Dedy Ahmad.

Kepala Puskesmas Candipuro, Hi. Sunardi mengatakan, telah menetapkan target sampai tahun 2017 diseluruh wilayah kerja Puskesmas, harus minimal terbebas dari perilaku BABS.

Selain itu, menerapkan perilaku cuci tangan pakai sabun di waktu penting, serta pengelolaan makanan dan minuman yang sehat, pengelolaan sampah dan pengelolaan air limbah.

"Latar belakang penyelenggaraan STBM menjadi program unggulan Puskesmas Candipuro, disebabkan oleh komitmen jajaran Puskesmas dalam mencapai target 100% layanan jamban sehat sampai 2019. Sampai saat ini, layanan jamban sehat di Kecamatan Candipuro sekitar 60 persen serta menekan angka kesakitan yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat,"kata Sunardi. 





Pewarta: Raja AP

Komentar Pembaca

Copyright © 2017 nusantara9news.com
Tim Redaksi | Kontak Kami