Ambulan Bergoyang

Mantan KUPT Puskesmas dan Bidan Divonis 9 Bulan Penjara

3 Maret 2015 10:28 WIB | 11 kali dibaca

Terdakwa Sedang menjalankan Sidang Putusan di Pengadilan Negeri Kalianda Lampung Selatan

Baca Juga

KALIANDA - Dua Pegawai Sipil (PNS) yang tertangkap tangan melakukan perzinahan didalam mobil ambulance, Habil (42) mantan Kepala Puskesmas Sukadamai Kecamatan Natar dan Bidan Novia Mustika (32), hanya terdiam saat Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalianda, menjatuhkan vonis masing-masing selama 9 bulan penjara dengan perintah ditahan.

Sidang yang terbuka untuk umum, Senin (2/3) Majelis Hakim yang diketuai Hj. Siti Yuristya Akuan, SH, MH didampingi anggotanya Aris Fitra Wijaya, SH dan Arie Hazairin, SH serta dibantu Panitera Pengganti Jamaluddin, SH menyatakan keduanya terbukti bersalah. "Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap selama dalam persidangan, kedua terdakwa telah terbukti bersalah.

Terdakwa Habil terbukti melanggar pasal 284 ayat (1) huruf a KUHP. Sedangkan terdakwa Novia bersalah melanggar pasal 284 ayat (1) huruf b KUHP, tentang perzinahan, "ujar Majelis Hakim.

"Atas perbuatan tersebut, Majelis Hakim sepakat menjatuhkan vonis masing-masing dengan hukuman selama 9 bulan penjara dan kedua terdakwa ditahan.

Kami memberi waktu selama sepekan kepada kedua terdakwa untuk menyatakan sikap, menerima, banding atau pikir-pikir selama satu minggu,"ujar Majelis Hakim. Selesai mendengar vonis dari Majelis Hakim, Habil diikuti Novia langsung keluar lewat pintu samping dan tidak ada sepatah kata yang terucap. Sementara itu penasehat hukum kedua terdakwa, Bhaktu Prasetyo, SH menyatakan pikir-pikir. "Kami pikir-pikir karena sudah diberi waktu oleh Majelis Hakim,"ujar Bhakti Prasetyo.

Sekedar mengingatkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalianda, Nurahyati, SH dan Yani Mayasari, SH sebelumnya menuntut Habil (42), Warga Dusun VII Desa Sukamaju, Kecamatan Natar dan Novia Mustika (32), Warga Dusun Rejosari, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas dengan hukuman masing-masing selama 9 bulan penjara.

Perbuatan kedua terdakwa, dilakukan pada hari Jum'at (30/5) sekitar pukul 21.45. Mereka berdua tertangkap tangan oleh warga sedang berduaan didalam kendaraan ambulance warna putih BE-2098-DZ. Kendaraan tersebut parkir dipinggir jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dekat SPBU Batupuru, Desa Tanjungsari, Kecamatan Natar. 

Kecurigaan tersebut terjadi, ketika warga melihat ambulance bergoyang dipinggir jalan dan langsung mendekati. Setelah digedor, Habil keluar dengan mengenakan baju tanpa celana. Sementara, Novia berpakaian lengkap, tetapi bra (BH,red)-nya tertinggal didalam mobil. Keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Natar.






Pewarta: Raja AP

Komentar Pembaca

Copyright © 2017 nusantara9news.com
Tim Redaksi | Kontak Kami