Dharmawan, Himbau KPU dan Badan Pengawas Pemilu Untuk Mengkroscek Secara Valid Jumlah Daftar Pemilih

Surabaya, Jawa Timur – Jelang Pemilu 2019 yang akan diselenggarakan secara serentak di Kota Surabaya ditemukan ada kejanggalan jumlah data pemilih disalah satu kepala keluarga sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pasalnya dari data yang tercatat sebelumnya hanya lima orang, namun setelah dilakukan pendataan kembali hasilnya bertambah menjadi 15 orang dan ditetapkan sebagai DPT.

Dirumah yang beralamat di Jetis Kulon 1, no. 74, Kelurahan Wonokromo, Kota Surabaya, diketahui Isa Anshori adalah pemilik rumah yang tercatat didaftar kependudukan sebagai Kepala Keluarga yang memiliki 5 anggota keluarga dan tercantum sebagai DPT pada pemilu nanti.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Dharmawan mengatakan, ini merupakan sebuah catatan untuk diperhatikan baik dari panitia penyelenggara KPU dan Badan Pengawas Pemilu untuk mengkroscek secara valid jumlah daftar pemilih.

“Hal itu terjadi di keluarga Isa Anshori yang secara kebetulan adalah sahabat saya, dirinya merasa heran tiba tiba anggota keluarganya tidak terdaftar di DPT dan telah berubah dengan nama lain.”

Tambah dia, dimungkinkan petugas dalam mendata tidak jeli karena rumah sahabat saya itu telah disewakan menjadi minimarket dan banyak karyawannya. Dari itu kemungkinan terjadinya kesalahan dalam mendata.

“Jangan sampai muncul pemilih siluman ini perlu di waspadai oleh KPU dan Bawaslu.”  Pungkasnya. ( Rico )

Add Comment