APBD Lampung Selatan Tahun Anggaran 2019 Diproyeksikan Rp 2 Trilyun Lebih

LAMPUNG SELATAN – Pendapatan daerah tahun anggaran 2019 diproyeksikan sebasar Rp 2.006.586.739.635, yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 260.576.027.800. Dana perimbangan sebesar Rp 1.321.099.529.835. dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 424.911.182.000.
Hal tersebut dikemukakan Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto pada penyampaian nota pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plat Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Langpung  Selatan Tahun Anggaran 2019 pada rapat paripurna DPRD setempat.
Menurut Plt Bupati, kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang rutin melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber  pajak daerah dan melakukan penagihan pajak-pajak kepada wajib pajak diharakan berdampak positif bagi penerimaan disektor pajak daerah. Penerimaan disektor pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar Rp 13.658.837.894. dari tahun anggaran 2018, begitu pula sektor-sektor pajak lainnya yang diproyeksikan mengalami peningkatan.
Belanja daerah pada tahun anggaran 2019 diproyeksikan sebesar Rp 2.091.511.484.235, yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 1.036.844.260.400. Dan Belanja langsung sebesar Rp 1.054.667.223.835.  Belanja tidak langsung diproyeksikan dengan mengakomodir kebutuhan gaji CPNS baru, tambahan penghasilan PNS, belanja penerimaan lainnya pimpinan dan anggoata DPRD dan kepala daerah, belanja hibah, belanja bantuan soaial, belanja bunga, belanja bagi hasil kepada pemerintah desa sebesar 7,5 persen dari akumulasi pajak dan retribusi daerah, yang selama ini hanya 5 persen.
Belanja bantuan keuangan kepada pemerintah desa (dana desa, alokasi dana desa sebesar 10 persen dari akumulasi dana alokasi umum dan dana bagi hasil pajak/bukan pajak. Kebijakan belanja langsung pemerintah kebupaten Lampung Selatan diupayakan untuk mendukung program dan kegiatan prioritas daerah yang tertuang di dalam dokumen RPJMD Lampuang Selatan antara lain, percepatan pembangunan infrastruktur wilayah terutama pembangunan dan peningkatan jalan baik jalan kabupaten maupun lingkungan dalam upaya mencapai target 100 persen mantap. Selaian itu juga perlu dilakukan penyusunan revisi Rencana Tta Ruang Wilayah (RTRW) sebagai dampak dari pembangunan jalan tol trans Sumatera.
Peningkatan belanja diserktor pendidikan diutamakan pada program pendidikan dasar melalui pembangunan unit sekolah baru/rehabilitasi (SD dan SMP) dan pengadaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP. Selain itu juga Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga mengalokasikan beasiswa pelajar SMP, SM?SMK Negeri dan Perguruan Tinggi serta pendidikan anak usia dini dan pendidikan kemasyarakatan.
Belanja yang dialokasikan disektor kesehatan sebesar 19,68 persen dari total balanja langsung yang difokuskan untuk peningkatan dan rehabilitasi sarana kesehatan, pnyediaan sarana dan prasarana kesehatan, peningkatan mutu palayanan kesehatan, kegiatan pendukung percepatan ODF bebas buang  air besar sembarangan dan peningkatan sarana, prasarana dan pelayanan kesehatan di rumah Sakit Bob Bazar. Pelaksanaan Kegiatan pemilihan kepala desa yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Program dan Kegiatan Prioritas perangkar daerah dalam mendukung target capaian daerah. Belanja daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp 109.086.744.600. dari SILPA tahun sebelumnya dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 24.162.000.000 yang dialokasikan untuk melakukan pembayaran pokok utang.(ADVETORIAL)

Add Comment