Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar Kabupaten Majalengka Ikuti Wawasan Politik

NUSANTARA9NEWS.COM, MAJALENGKA, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tahun 2019 – 2024 Kabupaten Majalengka, dari Fraksi Partai Golkar mengikuti pendidikan politik dalam rangka pemantapan serta penyegaran akan wawasan politik dan kebangsaan berlangsung di Jakarta. Kamis, (28/11/2019)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, H Asep Eka Mulyana SP membenarkan bahwa keikutsertaan para anggota dari Fraksi Partai Golkar dalam rangka pemantapan serta penyegaran wawasan politik dan kebangsaan.

“Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menyelenggarakan Pendidikan Politik Tahun 2019 dan diikuti oleh anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk anggota fraksi Golkar DPRD Kabupaten Majalengka,” terangnya.

Keterangan Poto - Anggota fraksi Golkar ikut pendidikan politik di Jakarta

Keterangan Poto – Anggota fraksi Golkar ikut pendidikan politik di Jakarta

H. Asep Eka Mulyana, yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Majalengka menambahkan, kagiatan ini sifatnya wajib diikuti oleh anggota legislatif dari Fraksi Partai Golkar.

“Materi yang disampaikan meliputi pemantapan landasan ideologi yaitu Pancasila dan UUD 1945, serta penyegaran wawasan politik dan ini menunjukkan bahwa Golkar sebagai partai politik selalu siap mengikuti dinamika pembangunan kekinian tanpa meninggalkan Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

Selanjutnya, tema yang diusung oleh Partai Golkar adalah Pembangunan Nasional Sebagai Pengejewantahan Ideologi Pancasila sedianya akan diisi oleh narasumber-narasumber yang berasal dari menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju diantaranya Menteri Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Diharapkan, usai mengikuti pendidikan politik ini memberikan semangat baru bagi para anggota legislatif Partai Golkar dan mudah-mudahan setelah mengikuti Pendidikan Politik ini.

“Kami para anggota fraksi Partai Golkar semakin bersemangat memperjuangkan dan mengawal kebijakan-kebijakan di daerah, apalagi jika kebijakan tersebut benar-benar pro rakyat” tutupnya. ** (Agit).

Add Comment