Anggota DPR RI, Nurhasan Zaidi : Harus Sigap Tangkap Peluang dari BIJB Kertajati

NUSANTARA9NEWS.COM, MAJALENGKA
Nurhasan Zaidi, salah satu anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghadiri kegiatan Milad ke-21 sekaligus halalbihalal dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD PKS Majalengka, Asep Aminudin beserta segenap jajaran para pengurus dan anggota DPD PKS Majalengka, menyambut kedatangan anggota DPR RI tersebut. Kegiatan berlangsung di Gedung Graha Sindangkasih, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Minggu, (07/07/2019)

“Saya mengucapkan selamat Milad PKS ke-21, jadikan kegiatan ini untuk tetap menjaga talisilatuhrahmi seterusnya dan selalu bersyukur.” ucap, Nurhasan Zaidi.

Menurutnya, salah satunya bersyukur atas amanah dari pemerintah dan perlu diapresiasi atas hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang berada di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

“Ditambah lagi adanya akses jalan Tol Cisumdawu menjadi suatu wilayah yang strategis dan akan membawa efek kemajuan di daerah, ini momentum yang harus kita manfaatkan dan harus menjadi prioritas asli masyarakat dari suatu daerah.” harapnya.

Sebagai putra daerah asli dan lahir di Majalengka, Nurhasan Zaidi, menambahkan, sudah saatnya seluruh stakeholder, baik di pemerintah, masyarakat, ormas, dan lapisan masyarakat harus siap cepat tanggap untuk bersama membangun kebersamaan menangkap peluang tersebut.

“Sejumlah objek pariwisata akan bisa menjadi daya tarik tersendiri yakni, terdapatnya pesona keindahan alam Bukit Panyaweuhan, kesejukan di Curug Cipeuteuy, menikmati pemandangan alam indah di Bukit Mercuri Sayang Kaak, dan lainnya akan mendongkrak kemajuan daerah.” tuturnya.

Dia meyakini, suatu daerah yang berkembang dan maju jika ada pariwisata dan potensi wisata kuliner dan itu merupakan dua sisi mata uang yang harus dipikirkan bersama.

“Strateginya, kepala daerah beserta jajaran harus dapat sigap menyambut, memfasilitasi, dan mendahulukan pengusaha lokal atau pengelola patiwisata lokal.” pungkasnya. ** (Agit)

Add Comment